EMERGENCY EVACUATION PLAN MANUAL

BLOG ERP

GEOSERVICES-ROCKFALL PROTECTION TEAM

AREA: CIP NORTH

2014

Document No.
Revision no./ Date 29/01/2014
Reviewed by Greg Foster

EMERGENCY EVACUATIONPLAN MANUAL

AREA: RPT CIP North

A.    UMUM A.      GENERAL
A.1. PENDAHULUAN

Suatukeadaandaruratdapatmenimpasiapasaja, dimanasajadankapansaja.

Keadaandarurat yang kemungkinanterjadi di RPT CIPadalahkebakaran, bencanaalam, ancamanbom, kecelakaanditempatkerjaataugangguan-gangguan terhadap sarana dan prasarana yang ada. Terjadinya salah satu atau kombinasi dari faktor-faktor ini dapat mempe-ngaruhi aktifitas dan menimbulkan masalah yang dapat mengancam jiwa dan/atau merusak fasilitas perusahaan.

Informasi berikut adalah panduan untuk dipakai mengendalikan keadaan darurat dan mengurangi kerugian akibat situasi darurat tersebut.

 

A.1. INTRODUCTION

An emergency can happen to anyone, anywhere and at any time.

Emergencies that would typically occur at RPT CIP would involve fire, natural disaster, serious injuries or civil unrest. The occurrence of any of these, or in combination, would impact activities and cause disruption, which may threaten life and/or damage property.

 

The following information is a guideline to be used to control the emergency situation and mitigate the lost as the result.

 

A.2. CAKUPAN

ProsedurinihanyamencakupbangunanRPT

 

A.2. SCOPE

This procedure covers RPT CIP North Worksite only.

 

A.3. ISTILAH

3.1.  Incident Commander ERG adalahkomandanregupenyelamat yang bertugasmembantupenyelamatanpadasaatkeadaandarurat.

3.2.  540-7777/40-7777: Nomortelepon yang harusdihubungidalamkeadaandaruratdiseluruh area kerja PTFI.

 

A.3. GLOSSARY

3.1.   Incident Commander ERG iscommander of Emergency Response Group to assist rescuing and handling the emergency situation.

3.2.   540-7777/40-7777: Emergency phone number PTFI project wide.

A.4. PENUNJUKAN PERSONIL

Untuk keperluan penanganan pertama keadaan darurat,personil-personil di bawah ini wajib ditunjuk diantara karyawan pengguna bangunan RPT:

1)     Emergency Warden

2)     Fire Warden

3)     First Aider

A.4. APPOINTMENT OF PERSONNEL

For first response of emergency situation, the following function shall be appointed among employees at RPT work sites

1)       Emergency Warden

2)       Fire Warden

3)       First Aider

A.5. POTENSI KEADAAN DARURAT

Di area bangunan RPT, jenis keadaan darurat yang berpotensi terjadi adalah:

1)     Kebakaran

2)     GempaBumidanbencanaalam lain

3)     Kerusuhanmassa

4)     Insidenmengakibatkancidera

A.5. POTENTIAL EMERGENCY SITUATION

At RPTwork sites, type of following emergency situations are potential to happen:

1)       Fire

2)       Earthquake and other natural disaster

3)       Civil Unrest

4)       Incident causing injury

B.    PROSEDUR A.      PROCEDURE
B.1. PROSEDUR UMUM EVAKUASI

Bila alarm evakuasi berbunyi atau peringatan evakuasidisampaikan untuk segera meninggalkan bangunan, maka seluruh penghuni bangunan wajib mengikuti prosedur berikut ini:

1)     HENTIKAN –  Hentikan semua pekerjaan/kegiatan

2)     KELUAR – Keluar melalui pintu keluar atau pintu darurat terdekat menuju tempat berkumpul yang telah ditentukan

3)     JALAN – Berjalan dan jangan berlari. Berkumpul secara berkelompok di tempat evakuasi untuk perhitungan

4)     LAPORKAN – Pastikan seseorang atau Fire Warden Warden melaporkan situasi keadaan darurat (jenis, lokasi, data pribadi & kondisi korban, dsb) ke Command Center melalui telepon ke 540-7777 (Jalur Freeport) atau 40-7777 (Jalur Telkom)

5)     PADAMKAN – Padamkan api dengan APAR jika anda terlatih, APAR memadai, dan situasi aman untuk melakukannya.

6)     HITUNG – Fire Warden atau yang ditunjuk menghitung jumlah personil di area evakuasi, untuk memastikan seluruh penghuni telah keluar dari area/bangunan.

7)     PATUHI – Patuhi arahan dari Incident Commander. Dilarang masuk kembali ke dalam bangunan sebelum mendapat izin dari Incident Commander.

Lihat Lampiran 2untuk Prosedur Evakuasi

 

B.1. GENERAL PROCEDURE FOR EVACUATION

 

In case of evacuation horn is sounded or notification is ringing or evacuation warning is announced for immediately getting out of building, all occupants shall follow these following procedures:

1)       STOP – Stop all activities.

2)       GET OUT – Get out through the nearest exit/emergency door to the designated evacuation assembly point.

3)       WALK – Walk and do not run. Gather in group at evacuation assembly point for head counting.

4)       CALL – Ensure somebody or Fire Warden reports the emergency situation (type, exact location, victim condition, personal data, etc) to Command Center through phone number at 540-7777 (Freeport Line) or 40-7777 (Telkom line).

5)       EXTINGUISH – Extinguish fire with Portable Fire Extinguisher (PFE) if you have been trained, proper PFE is available, and it is safe to do it.

6)       COUNT – Fire Warden or assigned person counts personnel at evacuation assembly point, to ensure all persons are already evacuated from building.

7)       OBEY – Obey the direction from Incident Commander. It is prohibited to go back onto site prior to get permission from Incident Commander.

See Attachment 2 for Evacuation Procedure.

B.2. PROSEDUR PELAPORAN KEADAAN DARURAT

1)     Salah satukaryawan (siapapun) di lokasi yang mengetahuipersisakanadanyakeadaandaruratharusmelaporsegerakeCommand Center di nomortelepon540-7777.

2)     Saatmelaporkansuatukeadaandarurat via telepon, pastikanmengikutipanduanberikutini:

(1)   Berbicara dengan jelas dan beri penekanan pada kata-kata anda.

(2)   Beritahunamadanlokasipelapor.

(3)   Sebutkan lokasi tempat terjadinya keadaan darurat

(4)   Jelaskan tentang keadaan darurat tsb.

(5)   Sebutkan jumlah personil yang terluka dan kondisi mereka masing-masing.

(6)   Jawablah semua pertanyaan yang diajukan oleh petugas Command Center.

(7)   Jangan menutup telpon sebelum diminta.

3)     Command Center akanmeneruskaninformasikeadaandaruratkepihak-pihakterkaitsesuaikategorikeadaandaruratsesuaiEmergency Notification ChartpadaLampiran5.

 

B.2. PROCEDURE FOREMERGENCY REPORTING

1)       An employee (any employee) at the scene who knows the state of the emergency shall report it to Command Center phone number 540-7777.

2)       When reporting an emergency state through phone, make sure the reporter observe the following guidelines:

(1)   Speak clearly, accent your words

(2)   Tell the name and location of reporter.

(3)   Explain the location of emergency occurs.

(4)   Explain the details of the emergency

(5)   Explain the number of person injured and their current condition.

(6)   Answer all questions from Command Center.

(7)   Stay on line until you are asked to hang up

3)       Command Center will forward the emergency information to related persons as per emergency category stated on Emergency Notification Chart (attachment 5)

 

B.3. PROSEDUR PENANGANAN KEBAKARAN

1)     Jikaapimemungkinkanuntukdipadamkandenganperalatanpemadamkebakaran yang tersedia, Fire Warden harusberusahauntukmemadamkanapi.

2)     Jikamemerlukanevakuasipenghunibangunan, Fire Warden atauseseorangsegeramembunyikan alarm evakuasiatauberikanperingatanevakuasikeseluruhruang di dalambangunan.

3)     Fire Warden mengkoordinasikandanmemberikaninstruksikepadapara petugasFirst Aider, Chemical Coordinatoruntukmelakukantugasmereka.

4)     Chief Warden memastikanseseorang atau  melaporkan situasi keadaan darurat (jenis, lokasi, data pribadi & kondisi korban, dsb) ke Command Center melalui telepon ke 540-7777 (Jalur Freeport) atau 40-7777 (Jalur Telkom)

5)     Penghunibangunanharussegerakeluarbangunanmelaluipintukeluar/pintudaruratmenujuketempatberkumpuldarurat (emergency assembly point).

6)     Fire Warden memastikanseluruhpenghunibangunantelahterevakuasidaribangunandanmenujuketempatberkumpuldarurat.Jikaterdapatkorbancideradi dalambangunan, Fire Warden harusmengevakuasisegeradenganmenggunakantandudaruratjikadiperlukan.

7)     memastikanbahwakaryawan di setiapsudahkeluardaribangunandandilakukanpenghitunganjumlahkaryawan.

8)     First AidersegeramemberikanbantuanP3K kepadakorbancidera (jikaada) denganmenggunakan item P3K yang terdapatdalamKotak P3K, selamatimEmergency Medical Responderbelumtiba di lokasi.

9)     SetibatimPemadamKebakaran ERG di lokasi, Chief Warden harusberkoordinasidenganIncident Commander ERG terkaitmengenaikeadaandarurat yang terjadidanmengikutiarahandariIncident Commander ERG.fire Warden harusmemberikansedikitnyainformasisingkatsbb:

(1)   lokasisumberapi

(2)   statusevakuasipenghuni

(3)   posisi fire hydrant dan/ataualatpemadam lain.

Fire Warden menggunakanreferensipetaevakuasidarurat, dsb.

10)  SetibatimEmergency Medical Responder di lokasi, First Aider menginformasikanbantuan P3K yang telahdiberikankepadakorbancideradanjikadiperlukanmelakukanserahterimakorbanciderauntukpenangananmedisselanjutnya.

11)  Setibatim Security di lokasi, fire Warden ataupetugas/orang yang ditunjukuntukberkoordinasimemintapetugas Security menutupdanmemastikantidakada orang lain yang memasuki area keadaandarurat.

 

B.3. PROCEDURE FOR RESPONDING FIRE

1)       If fire is possible to be extinguished, Fire Warden shall try to extinguish fire withprovided Fire Extinguisher equipment.

2)       If condition requires evacuation building occupants, Fire Warden or other assigned person shall activate evacuation/fire alarm or announce evacuation warning.

3)       Fire Wardenshall coordinate and give instruction to Fire Warden, First Aider, Chemical Coordinator to do their task.

4)       Fire Warden shall ensure someone warden calling to 540-7777 (Freeport phone line) atau 40-7777 (Telkom public phone line) to report emergency situation (including type, location, victim’s identity and current condition, etc).

5)       Site personnel must get out through the nearest exit/emergency door to the designated evacuation assembly point).

6)       Fire Warden shall ensure all personnel are evacuated and gather in group at evacuation assembly point. If any injured person onsite, Fire Warden shall evacuate them supported with stretcher if necessary.

7)       All employees areoffsiteand counted as evacuated occupants.

8)       If any injured personnel onsite, First Aider shall immediately give first aid treatment with provided First Aid items. First aid treatment must be given prior to Emergency Medical Responder team arrival.

9)       When ERG Fire teamhas arrived at location, Fire Warden shall coordinate to related ERG Incident Commander for emergency situations by giving at least following information below:

(1)     Location of source of fire

(2)     Occupant evacuation status

(3)     Position of fire hydrant and/or other fire extinguisher equipment.

Fire Warden should utilize Emergency Evacuation Map, etc

 

10)   When Emergency Medical Responder team has arrived at location, First Aider shall inform them for first aid treatment given to injured person and handover for further medical treatment if required.

11)   When Securityteam has arrived at location, fire Warden or other assigned person to coordinate with Security officer in closing and protecting area from unauthorized person entrance.

B.4. PROSEDUR PENANGANANKEADAAN GEMPABUMI

Lakukanpenyelamatandirisaatgempabumiskalabesardenganmemposisikandiripada “ruangkosong” dimanaAndaakanterlindung/ mengurangikeparahancideratertimparuntuhanstrukturbangunan.

ü  Setelahgempabumiselesai, segerahubungiCommand Center 540-7777/ 40-7777untukbantuanpencarian dan penyelamatankorbancidera.

1)     Jikaandaberada di dalamkendaraan, ikutiprosedursbb:

ü  SegerahentikankendaraanAnda, aktifkan rem tangandanmasukkanpersneling.

ü  Keluardarikendaraandanposisikandirijongkokmeringkuk di sebelahkendaraanAnda.

ü  Setelahgempabumiselesai dan jika ada korbancidera, segerahubungiCommand Center 540-7777 / 40-7777

B.4. PROCEDURE FOR RESPONDING EARTHQUAKE

 

Do self-rescue on high-scale earthquake by positioning yourself into “empty space” where you will be protected or lesssevere from hit and buried by event

 

ü  Afterearthquakeisfinished, call Command Center 540-7777 / 40-7777immediately for search and rescuepurpose.

 

1)       If you are inside vehicle, follow this following procedure:

ü  Stop your vehicle immediately, activate parking brake and gear.

ü  Get out from vehicle and position yourself in squat beside your vehicle.

ü  Afterearthquakeisfinishedand if anyinjuredperson, call Command Center 540-7777 / 40-7777immediately.

 

B.6. PROSEDUR PENANGANAN KERUSUHAN

1)     Salah satukaryawan (siapapun) di lokasi yang mengetahuipersisakanadanyakeadaankerusuhanharusmelaporsegerakeCommand Center 540-7777 / 40-7777atauke Security Hotline 540-4444 / 40-4444.

2)     Saatmelaporkansuatukeadaankerusuhan, pastikansipelapormelakukansesuaipanduanberikutini:

ü  Berbicara dengan jelas dan beri penekanan pada kata-kata anda.

ü  Beritahu nomor telpon dan lokasi anda.

ü  Jelaskan lokasi tempat terjadinya kerusuhan

ü  Berikan penjelasan ttg kerusuhan tsb (jenis kerusuhan, jumlah kisaran pelaku kerusuhan)

ü  Sebutkan jumlah personil yang terancam terkena dampak kerusuhan

ü  Jawablah semua pertanyaan yang diajukan oleh petugas emergency melalui telpon.

ü  Jangan menutup telpon sebelum diminta. Tetap menjalin komunikasi selama kerusuhan terjadi untuk tetap melaporkan kondisi yang terjadi.

3)     Jika anda berada dalam bangunan, tutup seluruh akses yang memungkinkan pelaku kerusuhan memasuki bangunan anda.

4)     Matikan seluruh sumber energi yang berada dalam bangunan (contoh: listrik, permesinan), untuk menghindari dilakukannya sabotase.

5)     Pastikan seluruh personil dalam bangunan tetap tenang dan tidak keluar dari bangunan.

6)     Simpan seluruh aset berharga di tempat/ruangan yang aman.

7)     Lakukan monitor dan pengawasan kondisi kerusuhan di luar gedung.

8)     Pastikan rute evakuasi alternatif tidak terhalang.

9)     Lakukan komunikasi setiap saat dengan petugas pengamanan (jika ada di lokasi) dan ikuti instruksi keamanan dari mereka.

 

B.6. PROCEDURE FOR RESPONDINGRIOT/ UNREST

1)       One of your personnel on location who has identified riot / unrest must report it to Command Center 540-7777 / 40-7777 or to Security Hotline 540-4444 / 40-4444.

2)       When reporting a riot / civil unrest, make sure the reporter observe the following guidelines:

ü  Speak clearly, accent your words

ü  Give the number and location from where you are calling.

ü  Give the exact location of riot / civil unrest

ü  Explain the details of the riot (type, civil unrest person quantity)

ü  Numbers of those people who threat by riot

ü  Answer all questions from the emergency call taker.

ü  Stay on line until be told to hang up. Keep communicate during the riot occurred to report the update of outside condition

 

 

 

3)       If all of you are onsite, monitor access routes.

 

4)       Shut-down all energy sources (e.g. electricity, machinery) to avoid sabotage.

5)       Ensure all personnel are kept calm and quiet.

6)       Save all valuable and vital assets

 

7)       Do monitor and keep watch the condition outside offsiteEnsure alternative escape routes are not obstructed.

8)       Communicate all the time with security officers (if present) and follow all security instruction from them.

 

C. PERAN DAN AKUNTABILITAS ROLES AND ACCOUNTABILITIES
1.     EMERGENCY WARDEN

a)     Memastikankondisidaruratapa yang tengahterjadidanmenentukanlangkah-langkah yang harusdilakukan.

b)     Memberikanpenjelasantentanghal-hal yang terjadikepadaPetugasDarurat (ERG, Medis, Security) setibamereka di lokasi.

c)     Mengikutiinstruksi yang diberikanolehPetugasDarurat.

d)     MenunjukpenggantidariFire Warden apabila yang bersangkutanberhalangankarenaalasancuti, sakit, dll.

2.     FIRE WARDEN

a)     Segera melaporkan kedaan darurat yang terjadi ke 540-7777 atau 40-7777

b)     Mengarahkanpenghunibangunan/area keTempatBerkumpuldalamKeadaanDarurat.

c)     Memeriksasemua toilet danruangan di area tanggungjawabnya agar tidakadasatupun orang yang tertinggal, dankaryawankeluarbangunanmelaluijalankeluar yang aman.

d)     Membantu mengevakuasi penghuni yang mengalami cedera.

e)     Memastikan semua karyawan tetap dalam keadaan tenang dan tidak meninggalkan lokasi berkumpul.

3.     FIRST AIDER

a)     Memastikan bahwa pertolongan pertama diberikan kepada orang yang cidera dengan segera.

b)     Memastikan bahwa isi dari kotak P3K selalu lengkap, layak pakai dan disegel.

c)     Menghubungi ERG Command Center sewaktu diperlukan.

4.     HSE

a)     Menunjuk Fire Warden untukmasing-masing area bangunan

b)     Menunjuk First Aider untukmasing-masing area bangunan

c)     Memastikanpetugas Emergency Warden, Fire Warden, First Aider, KoordinatorBahan Kimia mendapatkanpelatihan yang memadai.

6.     MANAGEMENT

a)     Mensosialisasikan standard 3.06; 3.07 dan 3.09

b)     Mensosialisasikanprosedurevakuasi

c)     Mensosialisasikanruteevakuasi

d)     MensosialisasikanBaganNotifikasiKecelakaan

7.  PENANGGUNG JAWAB AREA

a)     Memasang/menempel poster prosedurevakuasi

b)     Memasang/menempel poster ruteevakuasi

c)     Memasang sistim/alat pemberitahuan keadaan darurat

d)     Memasang/menempel poster chartnama-namapetugaskeadaandarurat

e)     Menyediakan helm khususuntuk para petugaskeadaandarurat

f)      Memasang/menempel poster Emergency Notification Chart

g)     Memastikansetiapbangunanmemiliki:

ü  Sistem Alarm yang dapat dibedakan dengan alarm lainnya.

ü  Prosedur Evakuasi Darurat, dipasang di lokasi-lokasi strategis di masing-masing bangunan/plant.

ü  Peta Rute Evakuasi, dipasang di setiap Pintu Masuk-Keluar dan atau lantai masing-masing bangunan/plant.

ü  Tanda Tempat Berkumpul Dalam Keadaan Darurat, dipasang pada tempat yang aman, mudah terlihat.

 

1.       EMERGENCY  WARDEN

 

a)       Ascertain the nature of the emergency and determine the appropriate action(s).

b)       Brief the emergency services personnel upon arrival on location, type of incident and personnel accounted for.

c)        Follow the Company Emergency Services Officer’s instructions.

d)       Arrange any short term replacements of Connecting Fire warden who are no longer available for reasons of sick leave, transfer, etc

 

 

2.       FIRE WARDEN

 

a)       Reported emergency situation to 540-7777 or 40-7777 immediately

b)       Assist employees to evacuate areas to the nearest Emergency Marshalling Point.

c)        Check all shelters in your area ensuring orderly flow of persons into protected areas, i.e. fire exits.

 

d)       Assist mobility of impaired or injured persons.

 

e)        Ensure employees and visitors remain calm and do not leave the Marshalling point.

 

3.       FIRST AIDER

a)       Ensure that immediate first aid is given to injured persons

b)       Ensure that item on first aid boxes is completed best to use and sealed at all times.

c)        Call ERG Command Center whenever necessary

 

4.       HSE

 

a)       Appoint Fire Wardens for each area.

 

b)       Appoint First Aiders for each  area.

 

c)        Ensure Fire Warden, First Aider, Emergency Warden has received adequate training.

 

 

5.       MANAGEMENT

 

a)       Socialized standards 3.06, 3.07 and 3.09

b)       Socialized evacuation procedure

c)        Socialized evacuation route

d)       Socialized Incident Notification Chart

 

6.       AREA RESPONSIBLE PERSON

 

a)       Post poster of Evacuation procedure

b)       Post poster of Evacuation route

c)        Post Emergency alarm system/equipment

d)       Post poster of assigned emergency personnel chart

 

e)        Post Emergency Notification Chart

 

f)         Ensure:

ü  Emergency Alarm System that can be differed with other alarms

ü  Post the Emergency Evacuation Procedures in strategic locations of each building/plant.

ü  Post the Map of Evacuation Route Post the Marshalling Points in a safe location.

 

LAMPIRAN/Attachment

LAMPIRAN 1. Poster Prosedur Evakuasi / Evacuation Procedure

LAMPIRAN 2.PetaRencanaEvakuasiKeadaanDarurat / Emergency Evacuation Plan Map

LAMPIRAN 3.Peta Area TanggungJawab / Area Responsibility Map

LAMPIRAN 4.SkemaRencanaNotifikasiKeadaanDarurat / Emergency Notification Plan Chart        

LAMPIRAN 5.Nomor-NomorPentingsaatKeadaanDarurat / Important Call Number in Emergency Case


LAMPIRAN 1. Poster Prosedur Evakuasi / Evacuation Procedure

LAMPIRAN 2.PetaRencanaEvakuasiKeadaanDarurat / Emergency Evacuation Plan Map

 

 

SITE Layout –ROCKFALL PROTECTION CIP North Worksite

CAR PARK
First Aid Stations
COMPRESSOR & SPOTTERS
Flam SUBS
FE
M PAD 3
Equipment Shelter
M PAD1 !
M PAD 2
Water Collection
WORK AREA
MP
MP
DEBRI FALL AREA
FE
RR
Flam SUBS
Flam SUBS
Flam SUBS
FE
ROPED OFF FALL ZONE AREA
Fire Extinguishers
Flam SUBS
Flammable Substances Storage

 

 

First Aid Stations
FE
Fire Extinguishers
Flam SUBS
Flammable Substances Storage
MUSTER POINT LOCATIONS
MP
MUSTER POINT LOCATIONS
MP
RR
ROPE RESCUE KIT & STRECTHER
FE

LAMPIRAN 3.Peta Area TanggungJawab / Area Responsibility Map

LAMPIRAN 4.SkemaRencanaNotifikasiKeadaanDarurat / Emergency Notification Plan Chart


EMERGENCY CONTACTS  LOCATION: CIP North, Tembagapura, INDONESIA
PTFI EMERGENCY RESPONSE:

(FIRST POINT OF CALL)

From Mobile: 0901 407 777

From Landline: 540 7777

Radio Channel 777

LOCAL SURGERY/MEDICAL CENTER: First Aid Station

RIDGE CAMP: 541-2501

TEMBAGAPURA HOSPITAL

Emergency Room 68: 540-4900

EMERGENCY RESPONSE TEAM RIDGE CAMP: 541 2791/2790
SECURITY: RIDGE CAMP:  541-2854
CONTACTS: Operations Manager –  Greg Smith:  0812 406 11131

Health & Safety Manager: Greg Foster: 0813 4095 4897

Health & Safety Officer – Toni Waskito : 0813 271 77180

Senior Project Engineer – Steve Farrand: 0821 987 80077

Office – Sartika Sukarno: 901 468 795  Cell:  0811 492 033

EMERGENCY WARDENS: FIRE WARDENS: FIRST AIDERS:

 

 

 

 

Iklan

About NOF TONI WASKITO

WORKING AS HSE OFFICER DI PT WIKA GEDUNG. KULIAH DI MAGISTER PROMKES JURUSAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s